Kejaksaan Negeri Aceh Utara Gelar Kampanye Anti-Korupsi di Universitas Malikussaleh
Lhokseumawe, 9 Desember 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Anti-Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025, Kejaksaan Negeri Aceh Utara melalui Seksi Intelijen dan Seksi Tindak Pidana Khusus menggelar Sosialisasi Kampanye Anti-Korupsi dengan tema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat”. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Aula Cut Meutia, Universitas Malikussaleh, pada Selasa (9/12) pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
Acara dihadiri oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Reza Rahim, S.H., M.H., serta Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Ivan Najjar Alavi, S.H., M.H. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Malikussaleh, Dr. Mukhlis, S.H., M.H., beserta ratusan mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai fakultas.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Unimal, serta doa bersama. Dalam sesi pemaparan materi, kedua narasumber menyampaikan pentingnya peran Kejaksaan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, mulai dari aspek hukum, faktor penyebab korupsi, hingga strategi edukasi berbasis nilai-nilai integritas.
Materi juga menekankan bahwa korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga moral dan sistemik. Oleh karena itu, diperlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat—terutama generasi muda—dalam membangun budaya anti-korupsi sejak dini melalui pendidikan dan pengawasan sosial.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Instruksi Jaksa Agung Nomor 13 Tahun 2022 tentang Program Jaksa Menjawab, yang bertujuan meningkatkan kesadaran hukum dan mencegah tindak pidana korupsi di seluruh lapisan masyarakat. Dengan momentum HAKORDIA 2025, Kejaksaan Negeri Aceh Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sistem birokrasi dan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta diakhiri dengan harapan bahwa nilai-nilai integritas dan anti-korupsi akan terus ditanamkan dalam kehidupan kampus dan kehidupan berbangsa.
Leave a Comment